Amalan yang dikerjakan oleh Rasulullah adalah dzikir dan doa setelah sholat. Zikir dan doa setelah salat mampu mendekatkan diri kita dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Ketika mengingat dan bersyukur kepada Allah maka keimanan akan bertambah. Selain itu, zikir dapat menggugurkan dosa-dosa yang telah diperbuat apabila diamalkan dengan khusyuk.

doa setelah sholat
© Diary Sang Guru

Nah, zikir dan doa setelah sholat apa saja yang bisa kita amalkan? Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda, dalam Kitab Al Adzkar pada bab keutamaan dzikir dan dorongan untuk berdzikir dari Riyadhus Sholihin , Tsauban radhiyallahu ‘anhu berkata;

كَانَ رَسولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلاَتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلاثَاً ، وَقَالَ : ( اللَّهُمَّ أنْتَ السَّلاَمُ ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ ، تَبَارَكْتَ يَاذَا الجَلاَلِ وَالإكْرَامِ ) قِيلَ لِلأوْزَاعِيِّ – وَهُوَ أحَدُ رواة الحديث – : كَيْفَ الاسْتِغْفَارُ ؟ قَالَ : يقول : أسْتَغْفِرُ الله ، أسْتَغْفِرُ الله . رواه مسلم

“Apabila Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Salam telah selesai dari sholatnya (sholat fardhu), beliau beristighfar tiga kali dan mengucapkan “ALLAHUMMA ANTAS SALAAM, WA MINKAS SALAAM, TABAAROKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKROOM” (artinya: Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Mahasuci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan).

Ada yang bertanya pada Al-Auza’i, salah satu perawi hadits ini, “Bagaimana cara beristighfar?” Al-Auza’i menjawab, “Caranya membaca ‘ASTAGHFIRULLAH … ASTAGHFIRULLAH’ (Aku memohon ampun kepada Allah. Aku memohon ampun kepada Allah). (HR. Muslim, no. 591)

Urutan dzikir dan doa setelah sholat

Berdasarkan keterangan hadits Nabi yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat, maka urutan bacaan dzikir dan doa setelah sholat fardhu secara singkat adalah sebagai berikut:

1. Membaca istighfar 3x

أَسْتَغْفِرُ اللهَ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ

Astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah

“Saya memohon ampun kepada Allah”

2. Kemudian membaca kalimat:

اللَّهُمَ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

Artinya: “Ya Allah, Engkau Mahasejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan. Mahaberkah Engkau, wahai Rabb pemilik keagungan dan kemuliaan.” (Sahih; H.R. Muslim, no. 591)

3. Doa setelah sholat selanjutnya adalah:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.

Artinya : “Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” (Sahih; H.R. Bukhari, no. 6862; Muslim, no. 593; An-Nasa’i, no. 1341)

4. Membaca tasbih, tahmid dan takbir

Tasbih (سبحان الله), Subhaanallaah sebanyak (33x)
Artinya: “Maha Suci Allah”

Tahmid (الحمد لله), Alhamdulillaah sebanyak (33x)
Artinya: “Maha Terpuji Allah”

Takbir (الله أكبر), Allaahu akbar sebanyak (33x)
Artinya: “Allah Maha Besar”

Kemudian sempurnakan menjadi genap seratus dengan mengucapkan doa berikut ini:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

La ilaaha illallaahu wahdaahu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syain qadiir (1x)

Artinya : “Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah; Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Barang siapa yang berdzikir mengucapkan tasbih, tahmid, dan takbir sebanyak 33 kali setelah melaksanakan shalat fardhu sehingga berjumlah 99, kemudian menggenapkannya menjadi seratus dengan ucapan:

” لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ “

maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”(Sahih; H.R. Muslim, no. 597)

Jika dalam keadaan yang kurang memungkinkan, cukup melafazkan tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing sebanyak 10 kali. Hal ini berdasarkan hadis Abdullah bin Amru radhiallahu ‘anhu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Ada dua perkara, setiap muslim yang konsisten melakukannya akan masuk ke dalam surga. Keduanya sangatlah mudah, tetapi sangat jarang yang mampu konsisten mengamalkannya. (Perkara yang pertama) adalah bertasbih, bertahmid, dan bertakbir masing-masing sebanyak sepuluh kali sesudah menunaikan salat fardu.” (Sahih; H.R. Tirmidzi, no. 3410; Shahihut Tirmidzi, no. 2714)

5. Membaca Ayat Kursi

Ayat Kursi disebut sebagai ayat yang paling agung dalam Alquran. Ayat ini menjelaskan tentang keagungan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menguasai langit dan bumi.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Barang siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai menunaikan salat fardu (wajib), maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian.” (Sahih; H.R. Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Kabir, no. 7532, Al-Jami’ush Shaghir wa Ziyadatuhu, no. 11410)

6. Membaca surat Al-Falaq, Al-Ikhlas, An-Naas

Surat ini disebut juga dengan Al-Mu’awwidzat, berdasarkan hadis dari Uqbah bin Amir Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata;

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkanku agar membaca surat Al-Mu’awwidzat (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas) setiap selesai menunaikan salat.” (Sahih; H.R. Abu Daud, no. 1523; Shahih Sunan Abi Daud, no. 1348)

7. Membaca doa-doa sesuai kebutuhan kita

Setelah membaca dzikir dan doa setelah sholat fardhu, lanjutkan dengan memohon kepada Allah sesuai apa yang kita butuhkan. Misalnya doa memohon keselamatan, doa agar diberi kelancaran rezeki dan usaha dan lain sebagainya.

Itulah zikir dan doa setelah sholat fardhu singkat yang sangat bagus untuk diamalkan secara rutin. Allah akan memberikan pahala dan ampunan untuk setiap amalan yang diterapkan secara baik dan benar.

Maka dari itu, jangan lupa untuk resapi dan maknai setiap zikir dan doa yang kita panjatkan. Jangan lupa share ke teman-teman agar mereka juga mengamalkannya.