Belajar membaca adalah salah satu keterampilan penting yang harus dipelajari oleh anak-anak, namun kebanyakan para orang tua tidak tahu bagaimana cara mengajari anak membaca di usia dini.

Artikel ini akan memandu guru dan para orang tua dengan 3 langkah cara sederhana mengajari anak agar bisa membaca di usia 4 tahun. Dan saat usia 5 tahun anak akan terbiasa dan suka membaca buku.

cara mengajari anak membaca
© Diary Sang Guru
Harap DIPERHATIKAN, tidak semua anak siap untuk berkembang pada usia 4 tahun. Jadi TOLONG JANGAN PAKSA anak yang belum siap !!! Karena itu bukan sesuatu yang baik, bahkan lebih banyak dampak buruknya!

Cara Mengajari Anak Membaca

Jika anak Anda siap dan ingin belajar membaca, silahkan baca artikel ini sampai tuntas. Berikut cara mengajari anak usia 4 tahun untuk membaca dalam 3 langkah yang sederhana.

1. Buat anak-anak cinta pada buku dan cerita

Jika anak suka dengan buku, dia akan suka membaca, jika anak suka membaca, dia akan suka belajar. Berikan motivasi pada anak agar suka dengan buku, ketika sudah suka, dia akan berusaha untuk membacanya.

Anak yang memiliki motivasi diri akan lebih cepat menguasai keterampilan yang ingin mereka pelajari. Jauh lebih cepat daripada anak-anak yang tidak punya motivasi untuk menguasai sebuah skill.

Anda akan kesulitan jika memaksakan anak untuk membaca di usia dini. Bahkan efek terburuknya adalah justru anak akan tidak suka membaca karena terlalu dipaksakan.

Bagaimana cara memotivasi anak agar suka dengan buku?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan minat baca pada anak-anak. Berikut 3 cara sederhana yang bisa Anda lakukan:

– Bacakan buku

Langkan waktu untuk membacakan buku atau cerita secara rutin setiap hari kepada anak-anak. Jadikan waktu tersebut spesial untuk mereka.

Bisa sambil tiduran di kamar atau makan cemilan di ruang keluarga sambil minum teh hangat. Kalau perlu taruh anak dipangkuan Anda.

Buat anak-anak menantikan saat-saat seperti itu setiap hari. Beri dia perhatian penuh dengan cinta dan kasih sayang. Bacakan kisah-kisah luar biasa yang akan menghidupkan imajinasinya.

– Kelilingi anak-anak dengan buku

Isi rumah Anda dengan buku sebanyak mungkin, susun dengan rapi. Kalau bisa, setiap ruangan ada pajangan buku, terutama ruangan yang sering dibuat main oleh anak-anak.

Jika Anda punya rezeki yang lebih, buatlah ruangan khusus untuk membaca, susun buku serapi mungkin. Secara tidak langsung hal itu akan mengajarkan kepada anak tentang begitu pentingnya pengetahuan dalam kehidupan. Dan pengetahuan itu didapat dari membaca.

– Kunjungi toko buku

Mengisi liburan ke toko buku akan menunjukkan kepada anak-anak bahwa keluarga Anda suka pengetahuan baru setiap saat, dan itu akan menambah hasrat belajar anak-anak.

Ngobrol dengan sesama pengunjung di toko buku juga bagus, ketika anak Anda melihat anak-anak lain pada membaca, mereka akan ikut bergabung. Biasanya orang yang hobinya sama akan betah berlama-lama dalam mengobrol.

2. Matikan TV

Jika TV di rumah menyala sepanjang hari, buku-buku yang ada di rak akan terbengkalai. TV bisa mengakibatkan efek buruk pada anak-anak jika Anda tidak bijak dalam mengaturnya. Terlebih lagi, yang bahaya adalah anak-anak akan mengikuti apa yang dikatakan oleh TV, entah itu baik atau buruk.

Akan banyak manfaat yang didapat ketika TV dimatikan, dan yang paling relevan dalam artikel ini adalah anak-anak akan menghabiskan waktunya bersama buku di rumah.

Jika anak tidak ada aktivitas di rumah, biasanya mereka akan menyalakan TV. Tapi jika romotenya Anda pegang, perhatian mereka akan beralih ke buku yang tersusun rapi di rak-rak yang telah Anda siapkan. Mereka akan ‘bermain’ dengan buku.

Menonton TV tak ada salahnya, tapi cukup beberapa jam saja. Pilihkan acara-acara yang memang benar-benar baik untuk anak-anak. Tapi jika TV dimatikan sepanjang hari, itu akan lebih baik bagi perkembangan anak.

3. Belikan buku yang tepat

Jika anak benar-benar siap untuk belajar membaca, orang tua perlu menyisihkan uang untuk membelikan beberapa buku yang cocok untuk anak-anak.

– Buku utama

Buku utama yang harus Anda beli adalah buku tentang pelajaran membaca untuk anak-anak. Silahkan pilih buku panduan yang sesuai, banyak sekolah-sekolah TK Islam menggunakan buku AISM, Anak Islam Suka Membaca. Meskipun pernah dipersoalkan, buku panduan membaca untuk anak TK ini sudah direvisi dan dicetak ratusan kali.

Pilih buku yang mengajarkan aturan membaca dengan baik, dimulai dengan bunyi fonetik dari setiap huruf. Kemudian berkembang menjadi campuran, hingga kata-kata multi-suku kata yang sulit.

Pada saat anak Anda menyelesaikan salah satu dari buku utama, Anda boleh benar-benar yakin bahwa mereka dapat menyelesaikan buku-buku lain di luar sana.

– Buku lanjutan

Setelah menyelesaikan buku utama, Anda bisa membelikan buku cerita yang kata-katanya tidak terlalu panjang. Ada banyak buku untuk anak-anak yang bisa Anda pilih. Anda bisa memilihkan buku dan majalah sesuai dengan kurikulum di sekolah TK, tapi sebagai saran, pilihlah buku sesuai dengan minat anak, karena itu akan lebih memotivasi mereka.

Tidak perlu menyelesaikan buku-buku lanjutan tersebut, yang penting minat baca anak sudah tumbuh. Tapi Anda harus menyelesaikan buku utama untuk latihan membaca, bahkan sampai jilid terakhir.

Pada usia dini, tidak perlu mentargetkan anak harus selesai membaca pada waktu tertentu. Misal mentarget 6 bulan atau satu tahun harus selesai satu jilid. Ini akan memberi beban pada anak.

Buat yang fleksibel saja, belajar yang santai, yang penting anak tetap senang, dan kalau bisa buat pembelajaran membaca yang menyenangkan.

Itulah 3 langkah mudah cara mengajari anak membaca yang menyenangkan, khususnya untuk usia dibawah 5 tahun. Dari ketiga langkah tersebut, menanamkan cinta pada buku bagi anak-anaklah yang terpenting. Karena begitu anak-anak termotivasi, mereka akan senang belajar dan bermain dengan buku.

Yang jelas, jangan lupa berdoa dan baca bismillah sebelum mulai belajar, agar apa yang Anda inginkan bisa tercapai tanpa hambatan.

Beritahukan kepada kami bagaimana cara Anda mengajari anak membaca, dan buku apa saja yang Anda gunakan? Apa buku favorit anak-anak Anda? Silahkan tinggalkan komentar di bawah, siapa tahu ada orang tua atau guru yang terinspirasi dari komentar Anda.